Jakarta, 13 Mei 2026 – Sebuah video yang memperlihatkan seorang emak-emak mengangkut sepeda motor menggunakan motor lain di jalan raya viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Peristiwa yang disebut terjadi di Makassar itu menuai beragam reaksi karena aksi tersebut dinilai berbahaya bagi keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Menyusul viralnya video tersebut, pihak kepolisian kini turun tangan untuk mencari identitas pengendara yang terekam dalam rekaman tersebut.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang perempuan mengendarai sepeda motor sambil menarik atau membawa motor lain di sisi kendaraan yang dikendarainya. Aksi tersebut terjadi di jalan umum dengan kondisi lalu lintas yang tetap ramai oleh kendaraan lain. Banyak pengguna media sosial mengaku heran sekaligus khawatir melihat cara pengangkutan yang dianggap sangat berisiko dan dapat memicu kecelakaan kapan saja.
Polisi menyatakan sedang melakukan penelusuran terkait lokasi pasti kejadian dan identitas pengendara yang ada di video. Aparat menilai tindakan tersebut melanggar aturan keselamatan berkendara karena kendaraan roda dua tidak dirancang untuk mengangkut motor lain dalam kondisi seperti itu. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga dianggap dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lain apabila pengendara kehilangan keseimbangan di tengah perjalanan.
Fenomena video viral di media sosial memang sering membuat berbagai aksi tidak biasa cepat menyebar dan menjadi perhatian publik. Dalam banyak kasus, aksi ekstrem atau unik di jalan raya kerap memicu komentar lucu dari warganet, namun aparat mengingatkan bahwa keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. Pengamat transportasi menilai banyak masyarakat masih kurang memahami risiko besar dari tindakan yang terlihat sepele tetapi sebenarnya sangat berbahaya.
Di media sosial, video emak-emak tersebut memunculkan beragam komentar dari warganet. Sebagian menganggap aksi itu nekat dan mengundang tawa karena jarang terjadi, sementara yang lain mengkritik tindakan tersebut karena dapat menyebabkan kecelakaan serius. Banyak pengguna internet juga mempertanyakan alasan pengendara memilih cara tersebut dibanding menggunakan jasa angkut kendaraan yang lebih aman.
Pengamat keselamatan jalan menilai kurangnya kesadaran mengenai aturan berkendara masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah. Banyak pengendara melakukan modifikasi cara membawa barang atau kendaraan tanpa memikirkan dampak terhadap stabilitas dan keselamatan di jalan raya. Padahal kendaraan roda dua memiliki batas kemampuan tertentu yang apabila dipaksakan dapat menyebabkan kecelakaan fatal, baik bagi pengendara maupun orang lain di sekitarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan hanya demi kepraktisan atau alasan tertentu. Aparat juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga berkaitan dengan keamanan pengguna jalan lain. Penggunaan kendaraan sesuai fungsi dan aturan lalu lintas dinilai sangat penting untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Kasus viral ini kembali menunjukkan bagaimana media sosial dapat dengan cepat mengangkat kejadian sehari-hari menjadi perhatian nasional. Di tengah budaya digital yang semakin aktif, masyarakat diingatkan agar tetap mengedepankan keselamatan dan tanggung jawab saat berada di ruang publik. Polisi memastikan akan terus melakukan edukasi dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan bersama.